Anda pernah beriklan menggunakan artikel di EzineArticles.com atau YouTube sebagai sarana untuk mempromosikan produk anda?
Let me guess… (mudah – mudahan benar) kemungkinan besar inilah yang anda rencanakan :
- Bikin artikel atau video sebanyak – banyaknya, di-optimize sedemikian rupa hingga mengandung keyword dengan density 1-3% dengan harapan bisa menarik perhatian om GOOG
- Kemudian dikirimkan ke EzineArticles dan beberapa artikel direktori lainnya (atau YouTube)
- …dan menunggu serta berharap ada banyak orang membaca / melihat ‘hasil karya’ anda tersebut
Namun apa akan yang terjadi…
Sebagian besar orang melakukan hal yang serupa. Sehingga ketika artikel anda sudah di-approve, dengan cepat akan terbuang ke halaman sekian di kategori yang anda pilih. Akibatnya yang membaca artikel anda kian hari kian sedikit dan akhirnya menjadi nol.
Beberapa marketer lainnya mencoba peruntungan supaya tampil di Google dengan mengulangi hal serupa lagi… dan lagi… sehingga malah jadi yang namanya RUTINITAS.
Katanya internet marketing ini adalah bisnis, lha kok malah jadi rutinitas…? Apa bedanya dengan jadi karyawan di kantor?
Demikian juga dengan YouTube yang lebih kompleks dalam sistem listing-nya.
Terus bagaimana donk…?
Anda tahu cara Bill Gates mempromosikan Microsoft Windows ketika pertama kalinya? Walaupun ketika itu saya masih main kelereng dengan teman – teman sekampung di Surabaya, saya tetap tahu caranya Bill Gates mempromosikan.
Lho kok…? Iya, karena sekian belas tahun setelah itu saya baca biografinya Bill Gates. Hahahaha…
Om Bill ini tidak capek – capek mempromosikan Windows-nya secara door-to-door atau menitipkan ke swalayan – swalayan, melainkan menggandeng perusahaan komputer seperti IBM untuk bekerja sama.
Dengan bekal ‘kerja sama’ ini, hasilnya setiap komputer IBM yang dijual di pasaran sudah pasti ‘mengandung’ produknya Om Bill. Kalau tidak salah, pada waktu itu masih MS-DOS belum Windows.
Lalu apa hubungannya cerita Bill Gates dengan artikel dan video marketing tadi?
Kalau anda ingin sukses mendatangkan pengunjung dari artikel maupun video, anda tidak bisa sekedar menitipkan hasil karya anda begitu saja dan berharap dilihat banyak orang. Anda perlu mencari ‘IBM – IBM’ untuk diajak kerja sama, sehingga artikel atau video anda bisa dipopulerkan olehnya.
Daftar orang – orang yang bisa diajak kerja sama inilah yang saya beri istilah Publisher List.
Untuk list jenis keempat ini anda tidak perlu autoresponder, cukup notepad saja.
Cara mendapatkan rekan kerjanya pun harus menggunakan pendekatan person-to-person. Artinya anda musti kontak si pemilik website via email dan bilang bahwa anda punya artikel atau video yang boleh di-publish di website mereka.
Memang tidak semua pemilik website yang anda ajak mau melakukannya, mungkin dari 60 cuma 1 atau 2 saja yang mau. Tetapi kalau anda lakukan ini secara konsisten (mencari publisher), maka di kemudian hari anda tidak perlu repot – repot menunggu seperti halnya kalau anda menitipkan begitu saja di EzineArticles ataupun YouTube.
Inilah list yang keempat… masih ada satu list lagi menunggu. Nantikan ![]()


